Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts
Sunday, March 25, 2018
Penyuka Kopi Hitam Adalah Seorang Psikopat ? Bagaimana Menurut Anda ?
Bagaimana Anda meminum kopi? Kalau Anda selalu minum kopi dengan campuran gula atau susu, Anda boleh tenang. Namun, kalau Anda selalu minum kopi dalam keadaan murni, alias hitam dan pahit, ada baiknya segera memeriksakan diri ke psikiater. Setidaknya begitu menurut sebuah penelitian terbaru.
Sebuah studi baru dari University of Innsbruck di Austria menemukan, orang-orang yang menyukai kopi hitam memiliki kecenderungan psikopat atau sadistis.
Studi ini, yang diterbitkan dalam jurnal Appetite, menyurvei sekitar 1.000 orang dewasa tentang pilihan kopi mereka. Mereka juga melakukan empat jenis tes kepribadian yang berbeda, untuk menguji kecenderungan machiavellian mereka, seperti narsistik, psikopati, sadistik, dan agresi.
Para peneliti menemukan tren yang menunjukkan adanya hubungan antara kesukaan terhadap kopi hitam dan rasa pahit lainnya dengan kepribadian psikopat atau sadistis.
Mereka juga menemukan, orang-orang yang menyukai kopi dengan menambahkan banyak gula ke dalam kopinya, atau menyukai makanan manis lainnya, cenderung memiliki kepribadian yang lebih manis juga, seperti, mudah bekerja sama, rasa simpati tinggi, dan baik hati.
Hubungan paling dekat yang ditemukan dalam studi ini adalah antara makanan pahit dan "kesadisan sehari-hari", atau menikmati dan suka menimbulkan rasa sakit pada orang lain.
Melanjutkan studi mereka, para peneliti mengatakan, hubungan antara makanan pahit dan kecenderungan psikopat bisa menjadi kronis dan memburuk seiring waktu.
Namun, bukan berarti lantas Anda harus mencurigai semua orang yang menyukai kopi pahit. Para peneliti mengatakan, pahit adalah istilah yang sangat subjektif, dan hal ini membuat studi mereka jadi terbatas. Para peneliti sendiri juga belum yakin, apa penyebab pasti keterkaitan antara rasa pahit dan kecenderungan kepribadian yang berisiko tadi.
Penting juga untuk diingat, pilihan rasa sangatlah dipengaruhi oleh budaya dan pengalaman pribadi--bukan hanya kepribadian. Dan pilihan rasa juga mungkin berubah seiring waktu. Seperti diberitakan oleh Reader's Digest, Jumat (14/7/2017).
Wednesday, April 19, 2017
Kopi Indonesia Jadi Serbuan Peserta KTT IORA 2017
Konferensi Tingkat Tinggi IORA 2017 digelar pada 5-7 Maret 2017. Dalam KTT ini, pihak penyelenggara menyediakan berbagai stan makanan dan minuman khas Nusantara, salah satunya kopi.Ketika menyusuri stan, terdapat tiga stan kopi dari berbagai toko dan jenis yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah Common Grounds, yang menyediakan kopi dari berbagai daerah Indonesia.
Menurut Jhony, barista dari Common Grounds, setiap delegasi yang mencicipi kopi Indonesia langsung memberikan komentar yang positif.
"Antusiasmenya juga banyak, sih. Banyak dari negara lain yang mau beli oleh-olehnya kopi yang kita sajikan, khususnya kopi Indonesia," ujar Jhony di JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (6/3/2017).
"Kebanyakan mereka langsung komentar setelah minum. Kopinya tuh enak, mereka sih komentarnya positif, ya," tambahnya.
Ia menyediakan kopi Toraja, Gayo dari Aceh, Bali, dan Jawa. Menurutnya, kopi yang paling disenangi oleh delegasi dan media luar adalah kopi Toraja.
"Di sini ada kopi Aceh, Toraja, Bali, dan Jawa, yang most favorite-nya Aceh dan Toraja. Toraja paling unggul," imbuhnya.
Jhony juga mengaku setiap hari membuat 250 cangkir kopi untuk dibagikan kepada para peserta, baik delegasi maupun media, pada KTT IORA 2017. Dia juga menjual kopi tersebut untuk oleh-oleh negara lain dengan harga Rp 100 ribu per 250 gram.
"Kami juga menjualnya untuk oleh-oleh dibawa ke negara mereka. Rp 100 ribu per 250 gram untuk berbagai jenis. Bisa digiling di sini langsung kalau di rumah tidak punya mesin giling," sebutnya.
Sumber : https://news.detik.com
Monday, April 17, 2017
Hasil Produksi Kopi Indonesia Terpengaruh El Nino,
Kebanyakan pedagang memprediksi bahwa produksi kopi Indonesia akan mendapat dampak negatif dari fenomena cuaca El Nino. Karena kekuatiran tentang hasil produksi robusta Indonesia musim 2016/2017, para pemanggang kopi dari Eropa dilaporkan bersiap-siap untuk meningkatkan impor dari Vietnam (penghasil biji robusta terbesar dunia), atau biji arabika berkualitas rendah dari Brazil (penghasil biji arabika terbesar di dunia).Fenomena cuaca El Nino berkaitan dengan temperatur hangat air laut secara periodik di lepas pantai bagian Barat dari Amerika Selatan yang menyebabkan perubahan iklim di seluruh Lautan Pasifik seperti musim kemarau yang berkepanjangan di Asia Tenggara dan karenanya merusak hasil produksi komoditi-komoditi agrikultur.
El Nino diprediksi menyebabkan kurangnya curah hujan di Indonesia di kuartal 1 tahun 2016 dan karena infrastruktur irigasi tidak dikembangkan secara optimal di negara penghasil kopi terbesar ketiga di dunia ini, fenomena cuaca ini mungkin memiliki dampak signifikan pada hasil produksi kopi di Indonesia. Banyak perkebunan kopi di Indonesia dimiliki oleh petani kecil yang kekurangan sumberdaya keuangan dan kemampuan teknis untuk mengurangi dampak negatif yang disebabkan oleh El Nino. Karena musim kering yang berkepanjangan, tingkat produksi pohon-pohon kopi menurun antara 30% sampai 40%. Di Indonesia, pohon-pohon robusta biasanya mulai berbunga di bulan September. Kemudian dibutuhkan kira-kira 8 bulan untuk memproduksi kopi robusta.
Badan Meteorologi Inggris baru-baru ini menyatakan bahwa saat ini telah ada bukti penurunan curah hujan di Asia dan musim kemarau ini bisa terus berlanjut sampai tahun baru. Institusi ini memprediksi El Nino untuk memuncak di akhir Desember dan mengklaim bahwa dibutuhkan beberapa bulan sebelum dampak ini menurun.
Kopi robusta Vietnam dapat menggantikan kopi robusta Indonesia dan karenanya para pedagang dapat beralih ke robusta Vietnam. Apakah harga robusta Vietnam dapat didukung oleh perkembangan ini tetap tidak diketahui karena Vietnam masih memiliki sisa panen lama yang besar (dan juga prediksi panen Vietnam yang besar ke depan).
Sebelumnya, Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) memperkirakan bahwa hasil produksi kopi Indonesia akan mencapai 600.000-650.000 ton di musim 2015, lebih rendah dari prediksi institusi ini sebelumnya pada 650.000-700.000 ton dan di bawah realisasi produksi berjumlah 711.513 ton di tahun sebelumnya. Grup-grup analis dan industri lainnya mengatakan bahwa fenomena El Nino mungkin mengurangi proyeksi AEKI sebanyak kira-kira 50.000 ton di musim 2015.
Sumber : http://www.indonesia-investments.com
Permintaan Dunia Untuk Kopi Luwak Indonesia Menurun
Cabang Jawa Tengah dari Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) mengatakan bahwa permintaan untuk kopi luwak, sejenis kopi khas Indonesia dan dikenal sebagai kopi termahal di dunia, telah menurun sejak tahun 2013. Kopi luwak adalah jenis kopi yang luar biasa karena dibuat dari biji-biji yang telah melalui sistem pencernaan luwak. Proses produksinya yang padat karya dan kelangkaannya di pasar global menyebabkan harga mahal kopi luwak.Luwak bisa memilih biji-biji kopi yang paling baik. Kemudian biji-biji ini mengalami proses fermentasi spesial di dalam tubuh luwak namun bijinya terlalu keras untuk dicerna oleh perut luwak. Para penumbuh kopi kemudian mengumpulkan biji-biji kopi di dalam kotoran luwak, membersihkannya dan memanggangnya.
Tradisi ini berawal beberapa dekade lalu ketika luwak (hewan nokturnal) mendatangi perkebunan-perkebunan kopi di malam hari dan memakan biji-biji kopi. Di hari selanjutnya para petani akan mengumpulkan kotoran luwak di perkebunan kopi atau lingkungan sekitarnya.
Meskipun begitu, kopi luwak 'liar' kini telah menjadi jarang. Setelah kopi khas ini terbukti populer di pasar internasional mulai dari tahun 1990an, para petani telah 'mengindustrialisasi' kopi luwak; para penumbuh kopi mengurung luwak di dalam kandang dan memberi mereka biji-biji kopi untuk dimakan. Selama beberapa tahun terakhir semakin banyak media (baik domestik maupun internasional) yang telah memberikan laporan negatif mengenai kopi luwak dan mengklaim bahwa luwak-luwak ini disiksa, dikurung di kandang kecil dan tidak diberi makan yang layak. Binatang ini kena stres karena jauh dari habitat alami luwak. Terlebih lagi, biji kopi seharusnya hanya menjadi makanan sampingan untuk luwak. Saat dikurung luwak-luwak ini sering hanya diberi makan biji kopi dalam rangka mengoptimalkan jumlah biji kopi di dalam kotorannya. Meskipun begitu, ini menyebabkan masalah-masalah kesehatan karena kurangnya protein (di alam liar luwak bisa memakan buah-buahan seperti sawo manila, mangga, rambutan dan juga hewan mamalia kecil serta serangga).
Mulyono Susilo, Ketua AEKI cabang Jawa Tengah, mengatakan bahwa pemberitaan buruk yang disebutkan di atas telah menyebabkan penurunan tajam harga kopi luwak. Sebelumnya satu kilogram kopi luwak dijual Rp 1 juta, kini harganya telah menjadi sekitar Rp 250.000 per kilogram. Dalam rangka mengubah trend ini, AEKI meminta pemerintah Indonesia untuk lebih terlibat dalam industri ini dan memastikan bahwa para petani memperlakukan luwak-luwak dengan lebih baik.
Sumber : http://www.indonesia-investments.com
Sunday, April 16, 2017
Perubahan Iklim Meningkatkan Peran Indonesia dalam Industri Kopi Global?
Sebagai salah satu produsen biji kopi unggulan di dunia, Indonesia mungkin akan mendapat keuntungan dari perubahan iklim yang menyebabkan pergeseran produksi kopi dunia ke arah Timur selama beberapa dekade mendatang. Menurut laporan baru yang dilaksanakan International Center for Tropical Agriculture yang berbasis di Kolombia, suplai global biji arabika terancam karena kenaikan suhu 2 derajat Celsius dan juga perubahan pola hujan. Brazil, produsen kopi unggulan di dunia, akan sangat dipengaruhi oleh perubahan iklim.Menurut penelitian ini, Brazil akan sangat terpukul oleh kenaikan suhu dan perubahan pola hujan karena perkebunan-perkebunan kopi negara ini terletak di daratan-daratan rendah, di bawah rata-rata 350-meter-di-atas-permukaan-tanah yang diperlukan untuk panen biji kopi yang sehat pada tahun 2050. Tim Schilling, Direktur Eksekutif World Coffee Research, mengatakan kalau ada penurunan sebanyak 25% produksi kopi Brazil itu akan berdampak transformasional yang serius pada seluruh industri kopi. Suplai kopi yang menurun akan menaikkan harga kopi dunia, sementara produksinya akan berpindah dari Amerika Latin ke Afrika Utara dan Indonesia.
Penelitian ini mengklaim bahwa seluruh negara di seluruh dunia akan mengalami penurunan produksi kopi akibat perubahan iklim. Namun, beberapa negara (seperti Brazil) akan lebih dipengaruhi dibandingkan negara-negara lain (Indonesia dan negara-negara Afrika Utara). Laporan ini menyatakan bahwa luasnya wilayah-wilayah di Indonesia yang cocok untuk produksi biji arabika telah menurun pada tahun 2050 (dibandingkan dengan saat ini) namum masih akan lebih luas dari wilayah-wilayah yang saat ini digunakan untuk produksi biji arabika. Oleh karena itu, Indonesia bisa meningkatkan peranannya dalam industri kopi global.
Indonesia adalah penghasil kopi terbesar ketiga di dunia (setelah Brazil dan Vietnam). Kebanyakan produksi kopi Indonesia - sekitar 80% - adalah jenis robusta yang biasanya digunakan untuk kopi instan. Wilayah-wilayah yang penting untuk budidaya biji kopi robusta di Indonesia adalah Lampung, Bengkulu dan Sumatra Selatan. Arabika umumnya tumbuh di Sumatra Utara dan Jawa.
http://www.indonesia-investments.com
Tuesday, April 11, 2017
Menambahkan Garam Di Kopi?
Dari sekian banyak jenis minuman menyehatkan di pagi hari, kopi biasanya menjadi pilihan utama. Namun kebiasaan menambahkan gula atau krim pada kopi ternyata tidak menyehatkan.
Para ahli kesehatan bahkan menyebut, minum kopi dengan banyak gula bisa meningkatkan risiko obesitas dan gula darah tinggi yang memicu terjadinya diabetes tipe 2.
Namun ada solusi bagi Anda yang suka kopi dan tidak kuat dengan rasa pahitnya. Sebuah studi yang diterbitkan jurnal Nature menemukan, ion natrium atau garam bisa menetralisir rasa kopi dan meningkatkan rasanya.
"Tidak seperti gula, sejumput garam dapat membuat perbedaan rasa," tulis peneliti, seperti dimuat Independent, Selasa (11/4/2017).
Ini bukan pertama kalinya penggemar minuman memuji sifat garam. Seorang ahli minuman yang juga mantan kepala kantor teknologi Microsoft, Nathan Myhrvold mengatakan, menambahkan beberapa butir garam dalam segelas wine dapat menyeimbangkan rasa anggur yang murah jadi lebih baik.
liputan6.com
Sunday, April 9, 2017
Mengintip Perjuangan Kopi Indonesia di Kafe Amerika Serikat
Gerakan "Third Wave of Coffee" atau memilih kopi yang berkualitas tinggi, semakin populer di Amerika, terutama dengan meningkatnya minat terhadap specialty coffee. Vigilante Coffee Company termasuk salah satu pengusungnya. Setiap hari tersaji hingga belasan kopi dari 10 negara, termasuk Indonesia.
Adalah kedai kopi independen Vigilante Coffe Company di Hyattsville, Maryland yang mengusung konsep tersebut. Tak hanya menyajikan kopi berkualitas tinggi dan single origin atau tidak dicampur dengan kopi dari sumber lain, tapi tempat itu juga menghidangkan berbagai jenis kopi dari seluruh dunia termasuk Indonesia.
Mereka membeli langsung kopi dari petani di berbagai negara, termasuk dari Tanah Air.
"Seiring waktu, saya ingin berbisnis dengan integritas. Bagi saya, sangat penting mengetahui asal usul produk dan siapa yang memproduksinya," ujar Christopher Vigilante, sang pemilik seperti dikutip dari VOA News, Kamis (5/4/2017).
Chris mendalami ilmu pemanggangan dan pembelian kopi di Hawaii. Ia lalu kembali ke Washington DC untuk membuka pemanggangan kopi pada 2012 dan akhirnya juga membuka kafe di Hyattsville tahun 2014.
Vigilante menyajikan kopi berkonsep micro roasting atau dipanggang sesuai dengan kebutuhan. Ciri lain dari kopi gelombang ketiga adalah metode alternatif dalam menyeduh, seperti pot vakum atau menuang kopi dengan saringan kertas.
Kopi di Vigilante juga diramu dengan bahan berkualitas lainnya, sehingga tidak hanya enak tapi juga cantik dilihat.
"Pertama, kopinya sangat enak. Kedua untuk mocha, mereka pakai cokelat asli, bukan sirup cokelat. Dengan susu atau susu kedelai juga enak," ujar salah satu pelanggan, Romina Heymann.
Untuk mendapatkan kualitas ini, Chris dan staf-nya mencari kopi ke berbagai belahan dunia, mulai dari Amerika Selatan, Afrika, hingga Indonesia.
Di Indonesia, mereka berkunjung ke Bandung, Bali dan Solok, Sumatra Barat.
"Kita lebih suka membangun direct relationship, hubungan langsung dengan petani, jadi kita bisa dapat kerja sama yang bagus. Win-win solution dari kedua belah pihak," jelas Awan Suryo Prasetyo, roaster Vigilante Coffee Company.
"Kalau kita ingin kopi yang bagus, kita bisa kasih tahu ke mereka bagaimana (kriterianya). Kalau mereka butuh dari kita sharing knowledge, jadi sama-sama belajar bareng, itu lebih penting buat kita," imbuh Awan.
Irawati Dewi salah satu pelanggan Indonesia, berharap Vigilante bisa menghadirkan lebih banyak variasi kopi Indonesia.
"Kebanyakan kedai kopi di sini tahunya cuma kopi Sumatra. Selalu Sumatra. Padahal, kan, kopi Indonesia banyak macamnya," ucap Irawati.
Namun, Chris percaya akan ada banyak jenis kopi Indonesia yang dikenal banyak orang ke depannya.
"Orang ini mencicipi rasa asli dari mana kopi itu berasal. Kami akan menjadi satu-satunya kedai kopi di AS yang menyajikan kopi asal Solok. Dengan perkembangan industri kopi di Indonesia, akan banyak kopi Indonesia lainnya yang mendunia," ujar Chris.
http://global.liputan6.com
Kopi Hijau Juga Bisa Bikin Langsing
Berbeda dengan kopi lain yang dipanggang, kopi hijau mengacu pada biji kopi yang belum dipanggang dan aromanya terasa ringan. Dilihat dari segi kesehatan, kopi hijau ternyata punya kandungan gizi yang bermanfaat besar untuk tubuh kita.
Sesuai dilansir dari laman The Health Site, Sabtu (1/4/2017), berikut ini manfaat minum kopi hijau.
Mengurangi hipertensi
Orang yang tekanan darah inggi dapat mengganti kopi hitam dengan secangkir kopi hijau. Penelitian telah menunjukkan, asam klorogenik yang terdapat pada biji kopi hijau memiliki kemampuan untuk mengurangi tekanan darah.
Menurunkan berat badan
Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2006 membuktikan, kopi hijau dapat menghambat penimbunan lemak dalam tubuh.
Kaya antioksidan
Biji kopi hijau kaya antioksidan, yang mencegah proses penuaan sel-sel tubuh.
Mengurangi kadar gula darah
Biji kopi hijau juga mengurangi lonjakan insulin (kadar gula) pada penderita darah tinggi.
Sebuah studi menuliskan, asam klorogenik yang ada dalam kopi hijau memiliki efek mengurangi proses pengangkutan glukosa dalam tubuh manusia.
http://health.liputan6.com
Friday, April 7, 2017
Wow! Kopi Indonesia Sudah Sampai Ke Kanada
Kopi buatan Indonesia sudah terkenal sampai ke mancaegara. Bahkan sampai ke Kanada. Buktinya, sekarang ada kedai Nusa Coffee di Vancouver yang merupakan kota terbesar di Provinsi British Columbia, Kanada. Bukan hanya menawarkan kopi, Nusa Coffee juga menghidangkan berbagai jajanan khas Indonesia.
Karena itu tak salah kalau Nusa Coffee dinilai sebagai pintu gerbang menuju budaya kuliner Indonesia, seperti yang diuraikan oleh wartawan Vancouver Sun. Seperti dilansir dari Good News From Indonesia, kedai kopi tersebut termasuk unik karena menjadi satu dari sedikit tempat yang menghadirkan nuansa kuliner Indonesia. Selain itu pendiri kedai kopi juga punya tujuan mulia.
Namun tidak hanya mengandalkan potensi yang mampu memperkenalkan kekayaan Indonesia di Kanada, Liza Wajong juga memiliki tujuan lain. Ia mengharapkan Nusa Coffee menjadi tempat yang menyajikan kopi sekaligus membantu para petani kopi di Indonesia.
“Lima persen dari penghasilan kami (Nusa Coffee) diperuntukkan bagi para petani kopi yang menjadi mitra kami,” ujar Liza Wajong, CEO sekaligus salah satu pendiri Nusa Coffee Butuh waktu dua tahun untuk mempersiapkan Nusa Coffee sembari menjual biji kopi yang diimpor dari Indonesia. Sampai akhirnya pada Januari lalu, kedai kopi Nusantara tersebut resmi dibuka.
Salah satu produk andalan mereka adalah Kopi Luwak yang sudah sangat terkenal di seluruh dunia. Nusa Coffee juga menjual biji kopi yang berasal dari Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, sampai Flores. Cita rasa kopi Nusantara ini mendapat sambutan positif dari para pecinta kopi di Kanada.
Shirley dan Mike Wong misalnya, dua orang blogger pecinta kopi dari Vancouverr, sampai menuliskan pengalaman mereka saat mengunjungi kedai tersebut. Yang membuat mereka tertarik adalah kedai tersebut menjual kopi premium khas Indonesia.
Meskipun masih baru dan tempatnya relatif kecil serta pilihan rasa yang masih terbatas, tapi sejumlah kesan positif dirasakan oleh Mike dan Shirley. Mereka terkesan dengan rasa unik kopi Toraja yang memiliki sensasi rasa cokelat, ceri, dan rempah yang khas.
Lalu ada kue pastel (dinamakan “Indonesian Samosa” di kedai tersebut) yang terasa unik.
Berbeda dengan kue samosa India yang berkarakter pedas, kue pastel Nusa Coffee justru terasa manis di lidah mereka. Kue pastel berisi telur, wortel, bihun, dan jamur kuping memberikan cita rasa samosa yang berbeda. Setelah eksis di Kanada, tentu kita berharap kopi Indonesia akan semakin mendunia.
http://www.bintang.com/search?q=kopi
Kopi Adalah Inspirasi, Kok Bisa?
Coffee atau disebut kopi (Indonesia) sangat amat banyak di gemari oleh penduduk kita. Mulai dari kalangan biasa sampai kalangan orang berada.
Kopi sendiri memiliki nikmat yang unik, dapat membuat kita yang menikmatinya terbawa suasana asik. Kopi biasa dinikmati saat sendiri santai, maupun menemani Loopers beramai-ramai.
Kopi memiliki pesan dalam keseharian para Loopers, "Walau kopi pahit, banyak cara untuk menikmati kopi yang pahit, sama seperti hidup. Walau hidup pahit, akan banyak cara untuk menikmati hidup yang pahit", #hapsororudy . Kopi yang pahit biasanya dinikmati dengan campuran susu murni, coklat, dsb. Sama seperti Loopers pasti punya cara masing-masing dalam menikmati hidup Loopers yang mampu menikmati hidup saat hidup Loopers terasa pahit (galau).
Coba Loopers mulai menikmati segelas kopi, buka merasakan pahit segelas kopi.
http://www.loop.co.id
Thursday, April 6, 2017
Hantu Kopi Luwak? Ada-Ada Saja
Masyarakat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kembali digegerkan dengan merebaknya isu setan kopi luwak. Isu tersebut sebenarnya pernah beredar pada pertengahan tahun lalu, tapi kemudian hilang begitu saja. Kini desas-desus tersebut terdengar lagi dan malah makin meluas ke daerah lain.
Tokoh masyarakat Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Saban, 50 tahun, mengatakan setiap hari warganya membicarakan setan kopi luwak. Padahal masyarakat sendiri belum pernah melihat wujud hantu yang dipergunjingkan itu. "Katanya hanya bau yang bisa dirasakan," kata Saban, Sabtu, 30 Mei 2015.
Berdasarkan laporan masyarakat, bau yang tercium itu seperti kopi baru diseduh. Aroma semerbaknya sangat kuat. Padahal tak ada warga yang sedang minum kopi atau menyeduh. "Makanya disebut setan kopi luwak," ujarnya. "Saya sendiri juga belum pernah merasakannya. Tapi banyak warga saya yang mengaku merasakannya."
Laporan lain menyebutkan, setiap aroma tersebut muncul, ada warga yang mengaku kehilangan uang. Karena itu, sebagian orang menduga munculnya aroma kopi luwak itu bersamaan dengan kedatangan tuyul ke rumah warga. "Saya mencoba menenangkan bahwa itu hanya isu," tutur Saban.
Meski demikian, warga tak percaya begitu saja dengan ucapan Saban. Malahan sebagian warga
yang percaya dengan dunia mistis memasang benda yang dianggap sebagai penangkal makhluk halus. Antara lain bambu kuning dan daun caringin. Sampai-sampai peringatan itu diumumkan di masjid melalui pengeras suara. "Masyarakat diminta waspada, diumumkan pada malam Jumat lalu melalui pengeras suara. Ini kan konyol, masak soal begituan saja diumumin," ucapnya.
Saban meyakini bahwa bau tersebut bukan dari setan luwak, melainkan pembakaran sesuatu yang menimbulkan aroma seperti kopi luwak. "Sumbernya ini yang harus dicari," katanya.
Hal yang sama juga terjadi di Kecamatan Sukatani. Setelah hampir setahun menghilang, bau kopi misterius tersebut kembali muncul. Kabar hantu kopi luwak tengah gentayangan membuat masyarakat setempat resah, sehingga setiap malam dilakukan ronda rutin warga. "Saya yakin ini bukan setan, tapi limbah industri," kata tokoh masyarakat setempat, Madrawi.
Ia mengatakan warga sekitar kerap mencium aroma itu mulai pukul 21.00-00.00. Titiknya pun berpindah-pindah di daerah Sukatani. Ia meminta pemerintah setempat bertindak melakukan penelitian terhadap bau tersebut. "Kasihan masyarakat awam, susah mengertinya," ujarnya.
Percaya gk percaya sih, di daerah sekitar rumah gw juga kejadian, mulai dari ibu, kakak, tetangga dan masih banyak lagi.
Tuesday, March 21, 2017
Alasan Kenapa Harus Minum Kopi Setiap Hari
Kopi adalah salah satu minuman yang sangat digemari oleh banyak orang. Bukan hanya soal rasanya tapi juga karena kopi mendatangkan banyak manfaat bagi tubuh. Mungkin manfaat yang sudah kalian tahu adalah kopi bisa membuat rasa ngantuk yang datang. Tapi Tidak hanya itu manfaat yang terkandung dalam secangkir kopi. Mengkonsumsi kopisetiap hari bisa membuat tubuh terhindar dari segala macam penyakit. Berikut ini adalah manfaat kopi jika diminum setiap hari :
Meningkatkan level energi dan tingkat kecerdasan
Kandungan stimulan bernama kafein dalam secangkir kopi, mampu memengaruhi cara kerja otak. Tak hanya itu, tapi juga meningkatkan level energi, suasana hati, dan kesadaran.
Mengurangi resiko diabetes tipe 2
Menurut penelitian yang cukup lama di Yunani, minum kopi akan mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 sebanyak 54 persen. Kopi mengurangi jumlah protein amyloid di dalam darah yang berperan dalam penyakit diabetes tipe 2.
Melindungi dari penyakit Alzheimer dan demensia
Para penderita Alzheimer dan demensia umumnya berusia 65 tahun ke atas. Ini adalah penyakit di mana terjadi penurunan kemampuan syaraf yang sangat umum.
Sayangnya hingga saat ini belum ditemukan pengobatan yang dapat benar- benar mengatasi penyakit ini. Namun, dengan minum kopi setiap hari, Anda dapat mengurangi risiko menderita penyakit ini.
Membantu menurunan berat badan
Kafein yang terkandung dalam secangkir kopi dapat meningkatkan proses metabolisme sebanyak 3- 11 persen. Dalam penelitian lain, kafein juga terbukti mampu membantu pembakaran lemak.
Pada penderita obesitas, konsumsi kopi dapat membantu pembakaran lemak hingga 10 persen. Sedangkan pada orang yang tidak memiliki masalah obesitas, pembakaran mencapai angka 29 persen.
Mengobati depresi dan membuat lebih bahagia
Depresi merupakan suatu kondisi kelainan mental yang mengurangi kualitas hidup secara signifikan. Menurut penelitian oleh Harvard, wanita yang minum 4 gelas kopi atau lebih dalam sehari, mempunyai peluang 20 persen lebih rendah untuk terkena depresi.
Selain itu, minum kopi secara rutin juga dapat membuat Anda lebih bahagia. Perasaan bahagia akan meningkatkan semangat dan kepercayaan diri Anda, serta membuat Anda menjadi lebih produktif.
Membantu meningkatkan asupan serat
Kopi memiliki lebih banyak serat. Segelas kopi sama dengan 1,8 gram serat.
Memperpanjang umur
Rutin minum kopi akan mengurangi risiko terkena beberapa jenis penyakit. Oleh sebab itu, minum kopi sangat memungkinkan membuat Anda berumur lebih panjang.
Menurut dua penelitian yang cukup besar, aktivitas minum kopi juga dihubungkan dengan penurunan risiko kematian pada pria sebesar 20 persen Sedangkapan pada wanita, angkanya mencapai 26 persen.
Sesungguhnya, kopi membawa banyak manfaat bagi tubuh. Asalkan Anda meminumnya dengan takaran yang cukup, tidak berlebihan. Minum kopi sebanyak 2- 3 gelas sehari sebenarnya sudah memberikan banyak manfaat untuk tubuh. Selamat menyeruput!
Sudah Tahu Kopi Tiam Belum?
Kopitiam atau kopi tiam adalah kedai kopi dan sarapan tradisional di Malaysia dan Singapura. Di Indonesia, kopitiam terutama ada di kota Batam, Pekanbaru dan Medan. Istilah kopitiam berasal dari gabungan kata kopi (bahasa Melayu) dan kata tiam (εΊ—) yang berarti kedai dalam bahasa Hokkien. Selain kopi, teh, atau Milo, makanan yang disediakan adalah beraneka ragam sajian sederhana, seperti telur rebus, roti bakar dengan selai srikaya
Istilah kopitiam berbeda dengan Kopitiam sebagai nama jaringan food court di Singapura
Kopitiam Malaysia
Kopitiam terdapat di berbagai tempat di Malaysia. Istilah kopitiam di Malaysia berarti kedai kopi Cina yang lazimnya hanya menawarkan hidangan Tionghoa-Malaysia.
Kopitiam tradisional ditiru oleh "kopitiam baru" yang sebenarnya adalah rumah makan siap saji bergaya kopitiam. Kopitiam modern dirancang sebagai pesaing kedai kopi internasional seperti Starbucks atau The Coffee Bean & Tea Leaf, namun menawarkan kopi selera lokal dengan harga yang lebih murah. Selain roti bakar isi selai srikaya untuk sarapan, kopitiam modern juga menyediakan menu makan siang dan makan malam. Perintis kopitiam modern di Malaysia adalah Uncle Lim. Konsep kopitiam Uncle Lim diikuti oleh merek-merek kopitiam modern yang lain.
Kopitiam Singapura
Kopitiam terdapat hampir di seluruh pelosok Singapura, mulai dari kawasan permukiman, kawasan perdagangan, hingga kawasan industri. Lokasinya sering di pusat daerah permukiman seperti lantai dasar apartemen atau ruko. Meja dan kursi untuk pembeli diletakkan di bagian depan kopitiam yang terbuka, berdekatan dengan tempat orang lalu-lalang. Duduk berbagi meja dengan orang lain yang tidak dikenal adalah hal yang biasa, terutama selama jam-jam sibuk. Kopitiam dapat berupa sebuah kios makanan dan minuman yang dikelola seorang pedagang, namun sebagian dari kopitiam mengundang berbagai pedagang lain untuk membuka kios hingga lebih terlihat seperti sebuah food court.
Berbeda dengan kopitiam di Malaysia yang umumnya dikelola oleh etnik Cina, kopitiam Singapura dikelola oleh pemilik yang berasal dari berbagai etnis di Singapura. Di sebuah kopi tiam, pemilik biasanya mengelola kedai minuman yang menjual kopi, teh, minuman ringan, dan berbagai hidangan sarapan seperti roti bakar isi selai srikaya dan telur rebus. Kedai-kedai lain disewakan ke pengusaha lainnya yang menjual berbagai makanan untuk memenuhi selera penduduk Singapura yang multietnik.
id.wikipedia.org
Subscribe to:
Posts (Atom)
8 JENIS KOPI NUSANTARA DAN CIRI KHASNYA
1. KOPI WAMENA Ini adalah kopi yang paling saya suka Seperti namanya, kopi Wamena berasal dari Papua, tumbuh di ketinggian 1500 mdpl d...
-
Kopi adalah salah satu minuman yang sangat digemari oleh banyak orang. Bukan hanya soal rasanya tapi juga karena kopi mendatangkan banyak ma...
-
Jepang seolah tidak pernah kehabisan ide jika berurusan dengan kafe atau restoran. Di Negeri Sakura itu bisa ditemukan kafe kucing hingga ho...
-
Hai Loopers, balik lagi sama life hacks tiap hari Kamis nih. Kali ini, Loop mau ngasih tips-tips untuk pecinta kopi. Siapa yang suka minum...













